Senin, 16 Oktober 2017

Bunda? Iya, Boleh!



Sabtu, 7 Oktober 2017 kemarin, adalah kali kedua saya menghadiri undangan  event Dancow Explore The Word. Kali ini, saya masih ditemani dua gadis cilik cantik dan lincah, yang sudah tak sabar ingin ber-eksplorasi bersama Dancow. Rupanya, pengalaman tahun lalu sangat membekas di benak mereka berdua, sehingga pada  event  kali ini, mereka sudah tak sabar ingin kembali merasakan keseruan Dancow Explore The Word.

Dancow Explore Your World di kota Makassar ini, merupakan kota terakhir dari rangkaian acara serupa di kota-kota lainnya. Mal Panakukkang begitu ramai dipadati pengunjung. Dari data yang disampaikan panitia pelaksana, tahun ini ditargetkan 6000 pengunjung, namun ternyata yang mendaftar sudah mencapai 8000 orang, amazing!

Mengusung tagline “Iya, Boleh...”, Dancow Explore The Word, hadir dengan membawa atmosfir baru, untuk permainan yang sifatnya edukatif. Apalagi hal seperti ini,  terbilang masih sangat kurang untuk kota sebesar Makassar. Mall Panakukkan lantai 1, disulap menjadi wahana permainan yang informatif dan sarat pembelajaran buat si kecil. 


Kanza sedang diukur tinggi dan ditimbang berat badannya

Saya dan dua gadis cilik yang menemani saya, mengawali kunjungan ke  booth konsultasi. Di sana, si kecil akan diukur tingginya dan ditimbang berat badannya. 
Ini untuk mengetahui apakah pertumbuhan si kecil selaras dengan usianya. Juga untuk mengetahui apakah si kecil membutuhkan gizi tambahan selain makanan.


Ahli Nutrisi, sedang menghitung jumlah nutrisi Kanza dan Almaya,
berdasarkan tinggi, berat badan dan usianya

Ada empat area yang bisa di explorasi si kecil di event Dancow Explore The Word tahun ini, yaitu Play Park, Smart City, Central Park dan Art Centre. Wahana permainan yang edukatif ini, dirancang sedemikian rupa untuk merangsang kemampuan si kecil, yaitu : keterampilan motorik si kecil, kemampuan mengingat, menyelesaikan masalah, kemampuan berbahasa dan kemampuan memperhatikan. 


Central Park

Setelah mengikuti sesi konsultasi, kami bergerak ke area Central Park.  Area ini asli keren habis. 

Ada big screen yang menampilkan gambar berganti-ganti, dari cuaca yang cerah dengan kupu-kupu beterbangan, lalu berganti mendung kemudian hujan lebat. Dengan teknologi Augmented Reality, centrak park nampak begitu hidup.

Sayang, karena begitu padatnya penjunjung anak-anak tak sempat memakai mantel hujan untuk merasakan cuaca hujan. Tapi, tak apa, toh mereka tetap ceria berpose tanpa mantel hujan.



Smart City

Smart City merupakan pilihan berikutnya setelah Central Park.  Di Smart City, si kecil bisa berkreasi membangun kota rancangannya sendiri. 












Melihat begitu banyak lego yang berserakan, Almaya dan Kanza begitu semangat, hingga belum  menyelesaikan 1 kota, mereka sudah mencoba merancang model lainnya. 

Ck ck ck ck, begitulah anak-anak dengan rasa ingin tahu yang sangat besar.








Play Park

Di sini ada 3 jenis seluncuran untuk 3 jenis usia si kecil : 1+, 2+ dan 3+. Ketiganya mengarah ke kolam bola. 



















Sebenarnya anak-anak sudah lewat usianya, dan saya arahkan ke wall climbing, yang memang dikhususkan untuk anak usia 5+, namun si Al tetap ngotot masuk ke kolam bola, tanpa bisa saya tahan. 

Yah, mau gimana lagi. Begitulah anak-anak J















Art Centre

Di area ini, ada hand painting dan storytelling.  Si kecil bisa mencoba mewarnai tangannya lalu di tempelkan di kertas putih. Namun, kami tak sempat bereksplorasi ke area ini. Karena areanya sendiri begitu padat. Luar biasa antusias pengunjung tahun ini. Salut dengan pihak pelaksana yang bisa menghadirkan wahan bermain yang begitu edukatif dan informatif.

Setelah kedua bocah ini puas bereksplorasi-- dipaksa puas maksudnya, saya dan Almaya mengikuti konfrensi pers yang dikemas dalma bentuk talkshow. Talkshow yang sayang kalau dilewatkan, karena berisi banyak informasi yang sangat baik untuk ayah dan bunda. 


Talkshow tersebut diisi 3 nara sumber : psikolog Dra. Ratih Ibrahim, MM ; dr. Bernie Medise, SpA (K), dan Alvin Wiradarma (Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+ Nestle Indonesia). Dipandu oleh Shahnaz Haque sebagai moderator, talkshow berlangsung begitu menarik dan sangat hidup.


Ratih Ibrahim

"Anak adalah berkat dari Allah. Bunda dan Ayah adalah pengasuh terbaik. Anak itu berharga, kelak akan jadi pemimpin kita."


 Menurut psikolog Ibu Ratih Ibrahim, pada saat ini, tak ada model pengasuhan yang sempurna. Sehingga, setiap orang tua, tak perlu terpaku pada satu pola model pengasuhan. 

Orang tua, bisa memfokuskan pola pengasuhan pada kebutuhan dan karakter anak-anaknya. Juga, pada apa yang menjadi cita-cita si kecil di kelak. 

Ibu yang telah berpengalaman sebagai psikolog selama 26 tahun ini, memberikan tips pada ayah dan bunda. Betapa pentingnya dukungan orang tua, berupa cinta kasih utah, nutrisi dan stimulasi. 

Dukungan kedua orang tua, akan membantu anak tumbuh lebih mandiri dan berani. Dengan begitu, si kecil akan belajar hal-hal baru dan pribadi si kecil juga bisa semakin terbuka.


Dokter Bernie 

Nara sumber berikutnya menjelaskan tentang tahap perkembangan dan pertumbuhan anak. Pada setiap tahapan usia anak, ada standard ukuran yang jadi rujukan perkembangan si kecil. Misalnya nih, anak umur 2 tahun, volume otaknya akan berkembang  hingga 80%, sedangkan sisanya 90 hingga 95%, akan berkembang hingga anak memasuki usia 6 tahun.

Dokter Bernie, juga menjelaskan bahwa masa 5 tahun pertama usia anak, merupakan masa keemasan. Ayah dan bunda, harus sangat memperhatikan anak-anak di usia ini. Anak pada masa ini membutuhkan cinta, gizi serta stimulasi terbaik. 




Anak membutuhkan zat gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya, seperti kalsium, protein, omega 3 & 6, serta lactobacillus rhamnosus. Asupan gizi tepat, akan membantu si kecil tumbuh sehat dan membantu proses belajarnya. 


Alvin Wiradarma

Sesi terakhir dibawakan oleh Bapak Alvin. Beliau menjelaskan mengenai komitmen Dancow untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik, untuk anak-anak Indonesia. Event kali ini, sekaligus menjadi moment launching DANCOW Advanced Excelnutri+, yang mengandung Lactobacillur rhamnosus tiga kali lebih besar, dibandingkan dengan produk sebelumnya. 

Produk DANCOW terbaru ini, dipercaya bisa mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan, diare, serta meningkatkan data tahan tubuh anak. 





Yang tak kalah menariknya, penjelasan Bapak Alvin tentang komunitas online parenting di Indonesia. : Dancow Parenting Center, yang kini telah berangotakan kurang lebih satu juta member. Berbagai hal yang berkaitan dengan tumbuh kembang si kecil, dibahas di komunitas Dancow Parenting Center tersebut. 

Acara talkshow hari itu, ditutup dengan pengundian doorprize untuk media dan blogger. Alhamdulilah,  hari itu saya beruntung mendapatkan voucher belanja 1 juta rupiah di Carrefour, yey!










Semoga tahun depan, Dancow Explore The Word, hadir kembali dengan suasana yang lebih seru.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar