Senin, 24 April 2017

Membasmi Jerawat Dengan Cara Yang Mudah dan Murah (PART I)

Jerawat.  
Apa yang ada di benakmu bila mendengar kata jerawat? Entah dengan kalian, tapi bagi aku, jerawat merupakan masalah lama yang cukup mengganggu. Bagaimana tidak, sejak masuk usia pubertas, jerawat dengan setia terus mengikutiku hingga masuk usia dewasa seperti  sekarang ini. Di mana seharusnya, jerawat bukan lagi menjadi masalah, tetapi bagiku tetap sebuah masalah.


Siklus jerawat di wajahku seolah tak ada habisnya. Dimulai sebelum masa menstruasi tiba, jerawat mulai muncul beberapa biji di pipi, dagu atau jidat. Namun, sampai masa menstrusi selesai jerawat belum juga sembuh, terus saja meradang  sekian lama. Dan, ketika jerawat sudah mengempis, masa menstrusi telah dekat, jerawat muncul lagi. Begitu seterusnya, seperti lingkaran setan yang tak ada habisnya.

Yang semakin membuat gusar adalah, bekas jerawat yang sulit hilang. Mungkin karena kondisi kulitku yang gampang sekali bernoda, namun susah hilang. 


 Ada satu masa, aku jadi masa bodoh dengan jerawat. Pikirku, biarin dah. Capek juga ngurus jerawat yang sudah diobati dengan segala jenis obat, tapi tak juga mau pergi. Bahkan, dulu aku sampai mencoba mengunjungi sebuah klinik kecantikan ternama, demi menyembuhkan jerawat-jerawat yang membandel. Meski begitu, hasilnya nihil. Padahal, biayanya tak murah, harus membuat aku bokek sebulan. Bahkan, timbul masalah baru, krim yang diberikan dokter di klinik kecantikan itu, membuat kulitku alergi parah.


Blackhead, whitehead dan Jerawat Pasir
Selain jerawat gede, masalah lain pada kulit wajahku adalah blackhead , whitehead dan jerawat pasir. Entah apa istilah tepatnya, tapi jerawat pasir yang kumaksud adalah jerawat yang tak terlihat di permukaan, namun saat wajah kita diraba, maka akan terasa banyak jerawat-jerawat kecil di sana. Huh, sungguh menyebalkan!

Aku sering googling  dan nyari video di youtube untuk mencari solusi soal masalah-masalah kulit wajahku yang bukan hanya satu. Bahkan, aku seringkali nongkrong di channelnya Dr. Sandra Lee, seorang dokter kulit dari Amerika sana, karena penasaran soal keahliaannya menyembuhkan problema kulit. Terutama pantengin videonya lagi pencet blackhead dan whitehead pasien-pasiennya. Nemu solusinya? Tidak juga. Yang ada kuota internetku lekas abis.

Hingga suatu kali, aku teringat sebuah salep yang pernah diberikan dokter pada ponakanku yang sedang menderita bisul di dagunya. Awalnya, dokter yang lain menyarankan mengolesi salep hitam pada bisul keponakanku itu, namun tak sembuh. Malah bisulnya di dagunya semakin membesar, bengkak, memerah dan panas.

Aku akhirnya membawanya kembali ke puskesmas dan memeriksakannya. Namun, kali ini ponakanku ditangani dokter yang lain dan diberikan salep itu. It’s work! Hanya sehari, bengkaknya mulai berkurang dan hari ketiga menunjukkan kesembuhkan yang signifikan. Lalu, apa yang menarik dari salep itu? Aku ingat, waktu itu aku iseng olesin pada sebiji jerawatku yang meradang dan esoknya kempes. Cuman, aku tak pernah kepikiran bahwa salep itu adalah obat masalah kulit yang ampuh.

Singkatnya, aku coba searching info tentang salep itu, untunglah aku masih ingat namanya. Dan, wah luar biasa. Ternyata, ramai sekali orang yang membahas mengenai salep itu untuk obat jerawat dan masalah kulit wajah, seperti komedo, blackhead, whitehead, kerutan, warna kulit wajah yang tak rata dan katanya bisa mencerahkan wajah. Benarkah? 
Rasanya to good to be true. Itu karena saking putus asanya aku mencari obat jerawat ampuh.

Tetapi, karena pengalaman sebelumnya aku pernah mencoba salep ini dan juga bisa menyembuhkan bisul parah yang diderita ponakanku, aku jadi semangat. Pikirku, tak ada salahnya mencoba bukan? Lagi pula harganya tidaklah terlalu mahal. Maka, setelah membaca beberapa review dari orang-orang yang telah mencoba salep tersebut untuk masalah jerawatnya, esoknya aku ke apotik untuk membelinya salep tersebut dan kawan-kawannya.

Mengapa aku katakan kawan-kawannya, karena dari review-review yang aku baca, produk ini harus dipasangkan dengan beberapa produk lainnya biar lebih maksimal. Nah, apa sajakah itu?


1.       VITACID® CREAM



Inilah merek salep atau krim yang kumaksud. Vitacid ini, diformulasikan khusus untuk mengobati dan menyembuhkan jerawat Vitacid memiliki  kandungan tretionin, suatu preparat vitamin A, mengandung antibiotik kuat yang berguna untuk mempercepat penyembuhan dan membunuh bakteri penyebab jerawat dari dalam.


Dalam salah satu review produk, vitacid disebutkan memiliki banyak manfaat, yaitu :
·        Mengurangi dan menyembuhkan radang kulit yang disebabkan jerawat membandel
·         Mampu mengeluarkan isi jerawat relatif cepat
·         Menghaluskan struktur kulit yang kasar dan kering
·         Memudarkan dan menghilangkan flek hitam bekas jerawat
·         Bisa menyamarkan parut  wajah  akibat peradangan karena bakteri penyebab jerawat.
·   Bisa mencerahkan kulit yang kusam dan gelap, untuk pemakaian jangka panjang (sebulan hingga tiga bulan)
·         Bermanfaat untu anti aging
·         Antiseptik yang mampu melindungi kulit dari iritasi
·         Mampu menghilangkan bisul  bisul kecil dan ruam diwajah
·         Menetralkan racun yang dibawa oleh kuman atau bakteri pada jerawat yang meradang
·         Dapat berfungsi sebagai pelembab wajah
·         Merangsang regenerasi kulit yang mati dan menebal
·         Meratakan warna kulit yang belang akibat penggunaan kosmetik yang salah
·         Membuat kulit bercahaya
·         Mampu menyeimbangkan kadar kelembaban kulit
·         Memperbaiki, melindungi  dan merangsang pembentukan kolagen baru
·         Sebagai antibiotik kuat untuk menyembuhkan luka dari dalam
·         Sebagai krim malam agar wajah tetap sehat bebas jerawat
·         Sebagai antioksidan aktif untuk melindungi kulit dari radikal bebas

Banyak sekali manfaatnya yah? Padahal produknya begitu murah. Dalam hati, aku jadi penasaran dan bertanya-tanya sendiri. Apa iya vitacid sebagus itu ?

Vitacid sendiri, tersedia dalam tiga kemasan sesuai dengan persen (%) kandungan tertinoin, yakni Vitacid 0,025%, Vitacid 0,5% dan Vitacid 0,1% yang dikemas dalam tabung almunium dengan kapasitas 15 gram.  Buat  yang kulitnya sensitif disarankan untuk memulai pemakian dari dosis yang rendah, yaitu 0,025%. 

Namun, aku memulainya dari 0,5%, pikirku kulitku tidak sensitif-sensitif amat. Vitacid sebenarnya tersedia dalam bentuk, cream, gel dan lotion. Cuman, karena di apotik yang aku kunjungi hanya ada yang berbentuk cream, jadi aku membeli yang berbentuk cream saja. []


...bersambung












Tidak ada komentar:

Posting Komentar