Jumat, 19 Juni 2015

Ringkasan Seputar Ramadhan





1.  Diantara kesalahan sebagian kaum muslimin adalah bersemangat beribadah pada awal-awal ramadhan; rajin taraweh, rajin sholat berjamaah di masjid, rajin tadarus, dll tetapi justru futur (lemah/malas) ketika ramadhan menginjak pertengahan atau menjelang akhir. Mestinya tetap semangat taraweh dan sholat dimasjid walau menjelang akhir ramadhan karena saat-saat itu ada lailatul qadr, yang ketika beribadah dimalam itu sama seperti beribadah selama 1000 bulan.

2.  Diantara pembatal puasa :
-  makan dan minum dengan sengaja
-  berhubungan badan
-  haid dan nifas
-  murtad
-  muntah dengan sengaja
-  Tambahan; termasuk didalamnya yang membatalkan puasa; merokok dan infus.

·   Masih banyak anggapan yang beredar ditengah masyarakat tentang pembatal puasa seperti; nangis, renang, gosok gigi, berendam, berkumur, dll padahal itu tidak termasuk pembatal puasa.
·   Adapun perbuatan seperti menipu, mencuri dan maksiat lain tidak membatalkan puasa, tetapi mengurangi pahala puasa. Tergantung dari besar kecilnya perbuatan dosa yang dilakukan, bisa jadi perbuatan maksiatnya menghilangkan pahala puasanya semuanya sehingga ia tidak memperoleh dari puasanya kecuali lapar dan haus saja.

3.    Sholat taraweh yang paling baik dan paling utama adalah bermakmum bersama    imam hingga selesai, sehingga;

·   Yang biasanya sholat taraweh 11 rakaat, ketika makmum bersama imam yang 23 rakaat, maka selesaikan bersama imam sejumlah 23 rakaat, dan tidak perlu menyempal dari jamaah ketika rakaat ke-8 untuk kemudian sholat witir sendiri.
·   Demikian juga yang biasanya sholat taraweh 23 rakaat, ketika makmum bersama imam yang 11 rakaat, maka selesaikan bersama imam sejumlah 11 rakaat, dan tidak perlu menyempal dari jamaah untuk kemudian meneruskan dirumah.

4.   Kesalahan sebagian kaum muslimin adalah berpuasa tetapi meninggalkan sholat fardhu yang 5 waktu, padahal kewajiban sholat fardhu lebih tinggi dari kewajiban puasa ramadhan. Seorang muslim tidak layak meninggalkan dan meremehkan sholat wajib.

5.   Perbanyak amal sholeh di bulan ramadhan; membaca al-qur'an, taraweh, sholat sunat, sedekah, dll. Jadikan ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan menambah amal yang bisa diteruskan setelah ramadhan selesai.



source :
https://web.facebook.com/jumat.suryawan/posts/10205963375516439?fref=nf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar